, ,

4 Orang Tewas Dalam Mobil yang Terparkir

oleh -439 Dilihat

Bitung – 4 Orang Tewas Dalam Mobil yang Terparkir. Empat orang ditemukan meninggal dunia di dalam minibus yang terparkir di tepi Tol Pejagan–Pemalang, tepatnya di Desa Karangjati, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, pada Kamis (11/12/2025).

Keempat korban berada di dalam Toyota Kijang Kapsul berwarna silver bernomor polisi B 1973 KVA. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD dr. Soeselo Slawi untuk dilakukan otopsi. Wakil Direktur RSUD dr. Soeselo Slawi, Sri Harso Pamoro, membenarkan bahwa proses otopsi sedang berlangsung, tetapi sampai saat ini penyebab kematian masih belum dipastikan. “Iya benar. Sedang dilakukan otopsi mulai jam 5 sore, ini baru satu jenazah,” ujar Sri Harso dikutip Kompas.com, Jumat (12/12/2025).

Ia juga menyampaikan identitas korban, yakni tiga orang dewasa dan satu anak, semuanya berasal dari Pacitan, Jawa Timur: laki-laki berinisial I (39), P (40), perempuan WY (38), serta anak-anak MATW (8). Hingga berita ini ditulis, pihak Polres Tegal belum memberikan penjelasan lebih jauh karena penyelidikan masih berlanjut sembari menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian keempat orang tersebut. Kemungkinan penyebab kematian Namun, bila melihat kasus serupa yang sempat terjadi beberapa waktu belakangan, salah satu kemungkinan penyebab kematian karena keracunan gas di dalam mobil.

Baca Juga : Berapa Pajak Honda Step WGN e:HEV? Simak Rinciannya

4 Orang Tewas Dalam
4 Orang Tewas Dalam

Dealer Technical Support PT Toyota Astra Motor (TAM), Didi Ahadi, menjelaskan bahwa potensi tersebut memang bisa terjadi. “Yang berbahaya yang dihasilkan kendaraan bermotor adalah CO2 atau karbondioksida,” kata Didi kepada Kompas.com beberapa waktu lalu. Gas dimaksud semakin berbahaya karena sirkulasi udara di area kendaraan yang tertutup, sehingga gas buang kendaraan masuk ke dalam kabin. “Mungkin karena sirkulasi udaranya tertutup, gas buang masuk ke dalam kabin,” ujarnya.

Untuk mencegah keracunan gas, Didi mengingatkan pentingnya memperhatikan kondisi sirkulasi udara di sekitar mobil, terutama jika berada di ruang terbatas seperti area parkir kapal. Dalam kondisi demikian, ia menyarankan agar mesin mobil dimatikan. Langkah tersebut bertujuan menghentikan produksi gas karbon dioksida. “Dan buka kaca, sehingga udara juga dapat bersirkulasi, walau akan kegerahan,” kata Didi.

Hal serupa juga sempat disampaikan Hardi Wibowo, pemilik bengkel Spesialis Nissan – Honda Yogyakarta, yang mengatakan ada risiko keracunan ketika seseorang tidur di dalam kabin dengan AC dan mesin hidup. “Orang berpikir aman dan lebih nyaman, ketika istirahat di dalam kabin mobil dengan menghidupkan AC dan mesin menyala selama jendela tertutup rapat, tapi ini sebenarnya berbahaya,” ucap Hardi belum lama ini.

 

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.