Bitung – Aktivitas Industri dan Rumah Tangga Dongkrak Konsumsi Listrik Bitung. Kota Bitung terus menunjukkan geliat pertumbuhan ekonomi yang tercermin dari meningkatnya konsumsi energi listrik di berbagai sektor.
Data terbaru dari PLN Ranting Bitung yang dirangkum oleh Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa sepanjang 2024, total daya listrik terpasang di kota ini mencapai 194.272.750 VA dengan jumlah pelanggan sebanyak 69.034. Angka ini menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir, menandakan ekspansi ekonomi yang semakin kuat di berbagai lapisan masyarakat.Jika ditelusuri lebih dalam, sektor rumah tangga menjadi penyumbang pelanggan terbesar dengan 64.622 pengguna.
Daya yang tersalurkan untuk sektor ini mencapai 69.643.900 VA, dengan total energi listrik terjual senilai 9.798.090.528 MWH. Angka tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan listrik di tingkat rumah tangga tidak hanya untuk kebutuhan dasar seperti penerangan dan alat elektronik, tetapi juga semakin banyak digunakan untuk aktivitas produktif seperti usaha rumahan dan jasa berbasis teknologi.
Sektor usaha menempati posisi penting berikutnya dengan daya terpasang sebesar 40.126.500 VA dan jumlah pelanggan sebanyak 2.833. Konsumsi energi pada sektor ini mencapai 6.558.805.403 MWH, menunjukkan adanya peningkatan aktivitas ekonomi skala kecil hingga menengah yang berkontribusi besar pada pergerakan ekonomi lokal.
Dari sisi industri, daya terpasang mencapai 72.469.900 VA dengan konsumsi listrik sebesar 13.249.871.883 MWH dari 105 pelanggan industri. Meskipun jumlah pelanggan relatif kecil, besarnya energi yang digunakan memperlihatkan bahwa sektor industri masih menjadi tulang punggung kebutuhan listrik di Bitung. Hal ini selaras dengan peran Bitung sebagai kota pelabuhan dan kawasan industri yang sedang berkembang pesat.
Baca Juga : Bitung Tunjukkan Keajaiban Produksi Ikan Darat, Ini Data Lengkapnya

Sektor sosial dan perkantoran juga mencatat kontribusi yang cukup signifikan. Listrik yang digunakan untuk fasilitas sosial mencapai 546.593.720 MWH dengan 1.158 pelanggan, sedangkan gedung perkantoran dan instansi mencatat 3.983.580.888 MWH dari total 316 pelanggan.
Jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, total daya terpasang di Bitung meningkat dari 145 juta VA pada 2020 menjadi 194 juta VA pada 2024. Dalam periode yang sama, energi listrik terjual melonjak dari 275 juta MWH menjadi 341 juta MWH.
Pertumbuhan ini bukan hanya menandakan peningkatan konsumsi, tetapi juga menggambarkan kemajuan infrastruktur dan pemerataan akses listrik yang semakin baik di wilayah tersebut. Peningkatan signifikan dalam lima tahun terakhir memperlihatkan bahwa Bitung sedang berada dalam fase transformasi menuju kota industri modern yang berdaya saing tinggi.
Dukungan terhadap ketersediaan energi menjadi kunci penting bagi pemerintah dan PLN dalam menjaga kelancaran pertumbuhan ekonomi serta mendukung kehidupan masyarakat yang semakin digital.Kenaikan konsumsi listrik di Bitung dengan pola seimbang antara sektor rumah tangga, usaha, dan industri menjadi potret bahwa aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat bergerak seiring. Listrik kini bukan sekadar kebutuhan dasar, tetapi juga simbol kemajuan dan produktivitas masyarakat Bitung.






