, ,

Bitung Catat Tren Menarik di Dunia Pendidikan Dasar, Yuk Intip Datanya!

oleh -877 Dilihat

Bitung – Bitung Catat Tren Menarik Kondisi pendidikan dasar di Kota Bitung terus menunjukkan dinamika yang menarik untuk dicermati. Data terbaru yang dirilis dalam publikasi resmi memperlihatkan perubahan jumlah sekolah, guru, dan murid sekolah dasar baik negeri maupun swasta di seluruh kecamatan. Informasi ini memberi gambaran nyata mengenai sebaran layanan pendidikan serta tantangan yang dihadapi dalam mengelola kualitas dan pemerataan pendidikan dasar di daerah.

Sepanjang tahun ajaran 2023/2024 tercatat terdapat 109 sekolah dasar yang tersebar di delapan kecamatan. Angka tersebut sedikit menurun menjadi 107 sekolah pada tahun ajaran 2024/2025. Penurunan ini terjadi terutama pada sekolah swasta yang jumlahnya berkurang dari 61 menjadi 59 sekolah. Sementara itu jumlah sekolah negeri tetap stabil dengan 48 sekolah.

Distribusi sekolah masih menunjukkan konsentrasi tertinggi di Kecamatan Maesa dengan 19 sekolah pada 2023/2024 meski sedikit berkurang menjadi 18 sekolah di tahun berikutnya. Kecamatan Aertembaga dan Madidir juga menjadi wilayah dengan jumlah sekolah cukup banyak, sementara kecamatan seperti Lembeh Selatan dan Lembeh Utara relatif lebih sedikit.

Dari sisi tenaga pendidik, jumlah guru di seluruh Kota Bitung pada 2023/2024 tercatat 1.045 orang, lalu sedikit menurun menjadi 1.043 orang pada 2024/2025. Guru negeri berjumlah 608 orang di tahun ajaran pertama dan meningkat menjadi 623 orang pada tahun berikutnya. Sebaliknya guru swasta mengalami penurunan dari 437 menjadi 420 orang. Kondisi ini menegaskan pergeseran distribusi tenaga pendidik yang lebih banyak terkonsentrasi di sekolah negeri.

Baca Juga : Begini Kondisi Pendidikan Anak Usia Dini di Bitung, Simak Angkanya

Bitung Catat Tren Menarik
Bitung Catat Tren Menarik

Jika ditelusuri per kecamatan, Kecamatan Maesa memiliki jumlah guru terbanyak dengan 196 orang pada 2023/2024 meski menurun menjadi 185 orang pada 2024/2025. Disusul Kecamatan Madidir yang meningkat dari 168 menjadi 177 guru, serta Matuari yang juga naik dari 132 menjadi 139 guru. Di sisi lain, kecamatan dengan jumlah guru paling sedikit adalah Aertembaga yang hanya memiliki 94 guru pada dua tahun ajaran tersebut.

Sementara itu, jumlah murid menunjukkan tren peningkatan. Pada 2023/2024 tercatat 18.074 murid SD di Kota Bitung, lalu naik menjadi 18.216 murid pada 2024/2025. Pertumbuhan ini sebagian besar dipicu oleh meningkatnya jumlah murid di sekolah negeri yang naik dari 9.399 menjadi 9.695 orang. Sedangkan di sekolah swasta jumlah murid justru menurun dari 8.675 menjadi 8.521 orang.

Kecamatan Girian mencatat jumlah murid terbanyak dengan 3.386 pada 2023/2024 dan meningkat menjadi 3.474 murid pada 2024/2025. Disusul Kecamatan Maesa dengan lebih dari 3.400 murid. Sedangkan kecamatan dengan jumlah murid paling sedikit adalah Aertembaga dengan 1.928 murid pada 2023/2024 dan 1.902 murid pada 2024/2025.

Data ini memperlihatkan bahwa meski jumlah sekolah mengalami sedikit penurunan, jumlah murid tetap tumbuh. Hal ini menandakan adanya kebutuhan optimalisasi kapasitas sekolah yang ada, terutama di wilayah dengan murid terbanyak. Pemerintah daerah bersama pemangku kepentingan pendidikan perlu terus memastikan agar jumlah guru seimbang dengan pertumbuhan murid, sehingga kualitas pembelajaran dapat terjaga.

Pendidikan dasar adalah pondasi masa depan generasi Kota Bitung. Menilik dinamika angka ini, terlihat jelas bagaimana tantangan pemerataan fasilitas pendidikan masih perlu diperhatikan, baik dalam hal ketersediaan sekolah, guru, maupun kapasitas daya tampung murid di tiap kecamatan.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.