, ,

Data BPS Ungkap Lonjakan Nilai Produksi Ikan Darat di Bitung

oleh -1023 Dilihat

Bitung – Data BPS Ungkap Lonjakan Nilai Produksi Ikan Darat di Bitung. Produksi perikanan darat di Kota Bitung mencatat lonjakan luar biasa dalam satu dekade terakhir.

Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik Kota Bitung, produksi yang semula hanya mencapai ratusan kilogram pada 2014 kini menembus jutaan kilogram. Angka ini menjadi bukti bahwa sektor perikanan darat mulai menunjukkan taringnya dalam mendukung ketahanan pangan dan ekonomi lokal.

Kota Bitung kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pusat pertumbuhan sektor perikanan di Sulawesi Utara. Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik Kota Bitung, nilai produksi perikanan darat dalam kurun 2014 hingga 2024 menunjukkan peningkatan signifikan yang mencerminkan kebangkitan ekonomi biru di wilayah pesisir ini.Pada 2014, nilai produksi ikan dari kolam air tawar di Bitung tercatat hanya sekitar Rp4,23 juta

. Angka ini melonjak hampir enam kali lipat menjadi Rp24,61 juta pada 2015. Kenaikan tersebut menunjukkan geliat awal pembudidaya ikan lokal yang mulai mengembangkan kolam air tawar sebagai sumber pendapatan baru. Selanjutnya, nilai produksi terus mengalami pertumbuhan yang stabil. Tahun 2016 mencatat Rp24,55 juta, lalu naik menjadi Rp28,69 juta pada 2017.

Meski pada 2018 sempat sedikit turun menjadi Rp27,57 juta, pemulihan cepat terjadi pada 2019 dengan capaian Rp28,43 juta.Lompatan besar terjadi pada 2021 saat nilai produksi tembus Rp114,60 juta, menandakan adanya peningkatan signifikan dalam kapasitas produksi dan nilai jual ikan hasil budidaya.

Setahun kemudian, pada 2022, nilai ini kembali meroket menjadi Rp230,35 juta. Tren positif terus berlanjut pada 2023 dengan nilai Rp353,16 juta, hingga akhirnya mencapai puncak tertinggi pada 2024 dengan nilai produksi fantastis sebesar Rp464,67 juta.

Baca Juga : Wakil Wali Kota Bitung Randito Maringka Ikut Capacity Building TP2DD di Semarang

Data BPS Ungkap
Data BPS Ungkap

Kenaikan hampir seratus kali lipat dalam satu dekade ini menjadi bukti nyata bahwa sektor perikanan darat di Bitung bukan sekadar penunjang, tetapi sudah berkembang menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat lokal. Seluruh nilai produksi yang tercatat berasal dari kategori kolam air tawar, sementara perairan umum, tambak air payau, dan karamba belum memberikan kontribusi data.

Hal ini menunjukkan bahwa potensi besar masih terbuka lebar untuk diversifikasi sektor perikanan darat di masa depan. Jika menilik data dari tahun ke tahun, produksi ikan dari kolam air tawar di Bitung pada 2014 tercatat hanya 164 kilogram. Angka tersebut perlahan meningkat menjadi 652,50 kilogram pada 2015 dan naik kembali menjadi 976,10 kilogram pada 2016. Meskipun pada 2017 dan 2018 sempat stagnan di kisaran 900 kilogram, geliat pertumbuhan mulai terasa sejak 2019 ketika produksi. menembus 1.067,10.

Menariknya, selama periode 2014 hingga 2024, kategori perairan umum, tambak air payau, dan karamba belum tercatat berkontribusi dalam data produksi. Hal ini menunjukkan bahwa kolam air tawar menjadi satu-satunya sumber produksi perikanan darat di Bitung dalam satu dekade terakhir.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.