, ,

Data Kesehatan di Bitung Ungkap Perubahan Besar Tren Persalinan, Ini Angkanya

oleh -1023 Dilihat

Bitung – Data Kesehatan Selama sepuluh tahun terakhir, tren persalinan di Kota Bitung menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Data Dinas Kesehatan Kota Bitung memperlihatkan mayoritas persalinan ditangani oleh tenaga kesehatan, sementara peran penolong nonmedis semakin menurun drastis dari tahun ke tahun. Fakta ini menjadi indikator positif terhadap akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang lebih aman dan profesional.

Pada 2014 tercatat 4.097 kelahiran, dengan 3.518 diantaranya ditolong tenaga kesehatan dan 579 oleh nonmedis. Tahun berikutnya jumlah kelahiran menurun menjadi 3.972, namun peran tenaga kesehatan meningkat hingga 3.613 kasus. Tahun 2016 justru menjadi catatan menarik, dengan kelahiran mencapai 4.297 namun 1.144 diantaranya masih ditolong nonmedis, angka tertinggi selama periode tersebut.

Baca Juga : Hengky Honandar Pastikan Penanganan Cepat Musibah Kebakaran SMP Negeri 5 Bitung

Data Kesehatan
Data Kesehatan

Memasuki 2017, dari 4.297 kelahiran, 3.409 ditolong tenaga kesehatan dan 888 oleh nonmedis. Namun, sejak 2018 tren berubah signifikan. Dari 4.294 kelahiran, 3.863 ditolong tenaga medis sementara nonmedis menurun tajam menjadi 431. Tahun 2019 semakin menegaskan perubahan itu dengan hanya 16 persalinan ditangani nonmedis dari total 3.867 kelahiran. Tahun 2016 justru menjadi catatan menarik, dengan kelahiran mencapai 4.297 namun 1.144 diantaranya masih ditolong nonmedis, angka tertinggi selama periode tersebut.

Tahun 2020 menandai lonjakan besar dominasi tenaga kesehatan dengan 4.086 dari total 4.094 kelahiran, hanya 8 persalinan ditangani nonmedis. Tahun berikutnya 2021 memperlihatkan hal serupa, dari 3.655 kelahiran, 3.649 ditangani medis. Data 2022 mencatat 3.375 kelahiran dengan hanya 10 persalinan ditolong nonmedis.

Kondisi ini terus membaik hingga 2023 dengan 3.283 kelahiran, hampir seluruhnya ditangani tenaga medis kecuali 1 kasus nonmedis. Pada 2024, dari 3.176 kelahiran, 3.170 dilakukan dengan bantuan tenaga kesehatan dan hanya 6 yang masih melibatkan penolong nonmedis.

Tren ini jelas memperlihatkan bahwa kesadaran masyarakat akan pentingnya persalinan dengan tenaga medis semakin meningkat. Penurunan drastis persalinan nonmedis menunjukkan adanya pergeseran budaya dan akses layanan kesehatan yang lebih baik. Peran pemerintah daerah melalui fasilitas kesehatan, edukasi masyarakat, dan tenaga medis yang siap melayani menjadi faktor penting dalam pencapaian ini.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.