, ,

Jadi Benteng Alami Pantai, ASDP Tanam 3.000 Mangrove di Mawali Sulut

oleh -387 Dilihat

Bitung – Jadi Benteng Alami Pantai, ASDP Tanam 3.000 Mangrove di Mawali Sulut. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menanam 3.000 bibit mangrove di di pesisir Mawali, Bitung, Sulawesi Utara, Kamis (6/11/2025).

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), penanaman mangrove ini sebagai bagian dari upaya mengurangi emisi karbon sekaligus memperkuat benteng alami bagi ekosistem pesisir. Direktur Utama ASDP, Heru Widodo mengatakan, program yang telah berjalan hampir dua tahun ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan pernyataan sikap perusahaan untuk menjaga bumi. “Lingkungan adalah ruang hidup bagi manusia dan seluruh ekosistem.

Menjaganya berarti menjaga masa depan. Kami berharap penanaman mangrove ini menjadi langkah nyata menuju masa depan yang lebih hijau,” katanya. Baca juga: Mangrove Indonesia Jadi Garda Terdepan Mitigasi Perubahan Iklim Global Program ini dijalankan melalui kolaborasi dengan Jejakin. Tidak hanya fokus pada penanaman, program ini juga memastikan keberlanjutan lewat pemantauan pertumbuhan, penghitungan karbon terserap, hingga pelaporan berkala yang terukur.

Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin menjelaskan, pemantauan dilakukan tiga bulan setelah penanaman untuk memastikan tingkat kelangsungan hidup bibit. “Jika tingkat kelangsungan hidup berada di bawah 10 persen, kami akan melakukan penyulaman untuk mengganti bibit yang gagal bertahan. Prinsipnya, bukan hanya menanam, tetapi memastikan ia tumbuh,” jelasnya. Program ini selaras dengan komitmen ASDP dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan ( SDGs ).

Khususnya poin 13 tentang penanganan perubahan iklim dan poin 15 terkait ekosistem daratan. Get SindoNews App Baca berita lebih mudah Log in Home Nusantara Jabodetabek Cerita Pagi Indeks Home Nusantara Jabodetabek Cerita Pagi Indeks Log in Home Nusantara Halaman 2 Jadi Benteng Alami Pantai, ASDP Tanam 3.000 Mangrove di Mawali Sulut Puguh Hariyanto Minggu, 09 November 2025 – 18:46 WIB views: 312 A A A “Penanaman mangrove secara langsung berkontribusi pada mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem pesisir dan keanekaragaman hayati,” tambahnya.

Baca Juga : Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Bitung Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami

Jadi Benteng Alami Pantai
Jadi Benteng Alami Pantai

ASDP sebelumnya telah menanam 1.000 mangrove di Jepara pada 2023 dan 2.000 mangrove di Kayangan, NTB, pada 2024. Dengan penanaman tahun ini, total 6.000 bibit telah ditanam di tiga wilayah berbeda. Sebuah bukti nyata komitmen perusahaan terhadap pelestarian lingkungan. Baca juga: Sambut Libur Nataru 2025/2026, ASDP Siapkan Sejumlah Strategi Layanan “Kami ingin program ini terus berlanjut, tidak hanya sebagai aksi tanam pohon, tetapi sebagai gerakan menumbuhkan kesadaran kolektif.

Menjaga bumi adalah warisan bersama, dan menjadi tanggung jawab kita semua untuk menjaganya bagi generasi yang akan dating,” tandasnya. Dampak positif dari penanaman mangrove terasa luas. General Manager ASDP Bitung, Rudy Mahmudi, menyebut keberadaan mangrove bisa menjaga stabilitas garis pantai serta menghidupkan kembali habitat biota laut yang sempat menipis. “Mangrove adalah benteng alami.

Ia mencegah abrasi, memulihkan ekosistem, dan membuka peluang bagi masyarakat pesisir untuk mengembangkan ekowisata maupun sektor perikanan. Ini bukan hanya soal alam, tetapi juga pemberdayaan,” ujarnya.

 

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.