, ,

SPPG Paceda Bitung, Dapur Penuh Cinta yang Jaga Gizi Anak di 5 Sekolah, Olah 3.511 Porsi Setiap Hari

oleh -861 Dilihat

Bitung – SPPG Paceda Bitung, Dapur Penuh Cinta yang Jaga Gizi Anak di 5 Sekolah, Olah 3.511 Porsi Setiap Hari. Di balik makan bergizi gratis (MBG), ada kerja keras puluhan tangan yang memulai hari sejak subuh. Mereka adalah para pekerja di Satuan Pengelola Pangan Gizi (SPPG) Paceda, Kecamatan Madidir, Kota Bitung, Sulawesi Utara.

Setiap hari menyiapkan ribuan porsi makanan bergizi untuk anak-anak sekolah. SPPG Paceda resmi beroperasi pada 17 Februari 2025 di bawah kepemimpinan Kepala SPPG, David Hutagaol. Sejak saat itu, dapur ini menjadi nadi penting bagi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bitung.

“Kami bertanggung jawab menyiapkan 3.511 porsi makanan setiap hari untuk lima sekolah penerima program,” ujar David, saat dihubungi, Jumat 24 Oktober 2025. Lanjutnya, lima sekolah penerima manfaat tersebut adalah SMAN 2 Bitung, SMPN 2 Bitung, SMP Kristen Madidir, SD Inpres 6/75 Madidir, dan SD GMIM Madidir.

Dijelaskannya, dengan puluhan pekerja aktif, aktivitas di dapur SPPG dimulai sejak pukul 05.00 pagi. Mereka menyiapkan bahan, memasak, hingga proses pengemasan, pengantaran hingga selesai yang rampung sekitar pukul 12.00 siang. “Setiap tahap pengolahan dilakukan dengan standar kebersihan ketat.

Seluruh pekerja wajib mencuci tangan, mengenakan nursecap, maan sarung tangan, serta memastikan seluruh peralatan dicuci bersih sebelum dan sesudah digunakan,” ucapnya. sker, apron, d Selain itu, pengecekan kualitas bahan baku dilakukan setiap hari untuk memastikan tidak ada bahan dengan bau, rasa, atau tekstur yang mencurigakan. “Semua makanan disimpan di wadah tertutup dan higienis sebelum dikirim ke sekolah,” sebutnya

Baca Juga : Pesona Andrea Zara Rompas saat Main Kolintang, Pukau Wisatawan Mancanegara di Bitung Sulut

SPPG Paceda Bitung
SPPG Paceda Bitung

Dijelaskannya, dalam setiap porsi, siswa mendapatkan makanan pokok seperti nasi, lauk hewani (ikan atau ayam), lauk nabati (tahu, tempe, atau kacang-kacangan), sayuran segar (wortel, sawi, atau labu siam), buah (semangka, melon, pisang, pepaya, salak, jeruk), dan minuman bergizi berupa susu. Ia menyebut seluruh bahan pangan bersumber dari petani dan pelaku UMKM lokal, sehingga program ini tidak hanya menyehatkan anak-anak, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar.

“Kami bangga bisa berkontribusi bukan hanya untuk anak-anak, tapi juga membantu petani dan UMKM di Bitung,” tambah David. Seluruh pekerja wajib mencuci tangan, mengenakan nursecap, maan sarung tangan, serta memastikan seluruh peralatan dicuci bersih sebelum dan sesudah digunakan,” ucapnya

Sejak mulai beroperasi, SPPG Paceda Davit juga menyebut belum menemui kendala. “Kami bertanggung jawab menyiapkan 3.511 porsi makanan setiap hari untuk lima sekolah penerima program,” ujar David, saat dihubungi, Jumat 24 Oktober 2025 “Semua berjalan lancar berkat koordinasi yang baik dan disiplin tinggi tim kerja,” tutupnya.

 

 

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.